Artikel

Rempah: Kontrol Gaya Hidup Sehat untuk Penyintas Penyakit Autoimun

admin | 8 Desember 2020

Rempah, pola hidup sehat, dan penyintas autoimun. Siapa sangka bahwa ketiga hal tersebut memiliki keterkaitan yang menarik untuk disimak lebih lanjut. Rempah yang kita kenal sehari-hari tidak hanya bermanfaat sebagai bumbu masakan belaka maupun komoditas yang diperjualbelikan. Di balik hal ini, rempah memiliki segudang manfaat termasuk di bidang kesehatan yang bisa membantu sebagai obat sekaligus makanan yang bisa dikonsumsi oleh penyintas autoimun.

Seiring berkembangnya zaman, pola hidup manusia pun mengalami perubahan. Sadar ataupun tidak, pada akhirnya pola hidup juga bisa menjadi salah satu faktor penyebab suatu penyakit. Adalah autoimun, yang menurut para dokter semakin banyak ditemukan kasus pasien dengan penyakit ini. Penyakit ini sampai dengan saat ini  yang belum diketahui sebab dan obatnya. Namun, terdapat beberapa kemungkinan yang bisa menjadi penyebabnya, di antaranya faktor lingkungan, genetik, dan gaya hidup. 

Autoimun merupakan kelainan pada sistem imun atau kekebalan tubuh yang menyerang sel tubuh kita sendiri atau biasa disebut sistem imun error. Dalam kondisi tubuh yang normal, sistem kekebalan tubuh berfungsi untuk melindungi tubuh kita dari bakteri, virus, ataupun benda asing yang masuk ke dalam tubuh. Pada kasus autoimun, hal tersebut tidak bekerja. 

Autoimun bisa menyerang seluruh organ tubuh sehingga penyakit autoimun diketahui lebih dari 100 penyakit. Beberapa penyakit yang sering ditemukan adalah lupus, Sjogren’s syndromerheumatoid arthritis, anemia hemolitik, multiple sclerosis, dan lain-lain. Oleh karena itu, untuk penanganannya, dibutuhkan dokter dari berbagai disiplin ilmu untuk mencegah penyakit ini semakin membahayakan penyintasnya. 

Meskipun penyakit ini belum ditemukan obatnya, bukan berarti penyintas autoimun tidak bisa hidup normal. Menurut Prof. Dr. dr. Iris Rengganis, Sp.PD-KAI, para penyintas autoimun bisa hidup normal dengan cara menjaga pola hidup sehat, cukup istirahat, konsumsi makanan sehat dan gizi seimbang, hindari stres, minum obat sesuai anjuran dokter, serta hidup positif.

Bagi para penyintas autoimun, hidup sealami mungkin yang dimulai dari makanan sangatlah penting karena 80% sistem imun tubuh terletak di saluran pencernaan. Oleh karena itu, mengonsumsi makanan rendah kalori, rendah zat antigen, dan tinggi zat anti inflamasi, amat membantu untuk mengontrol penyakit ini. 

Selain merotasi makanan pokok (beras, ubi, singkong), menggunakan rempah-rempah sebagai penyedap, pewarna, perasa, dan pengawet untuk makanan yang akan dikonsumsi juga dianjurkan bagi penyintas autoimun. Rempah-rempah yang sering kita temui kaya akan zat anti inflamasi yang baik untuk dikonsumsi. Beragamnya jenis rempah di Indonesia menjadi salah satu solusi untuk membantu mengontrol penyakit autoimun bagi para penyintas untuk bisa beraktivitas normal.

 

Sumber:


Webinar Romansa Rempah dan Autoimun, 7 Agustus 2020


Naskah: Putri A.F

Editor: Tiya Septiawati

Bagikan:

Konten Populer

Pesona Jalur Rempah: Arti Burung Rangkong dalam Catatan Tionghoa

6 Desember 2022

Pelabuhan Muara Djati, Jejak Perdagangan Rempah di Cirebon

14 Januari 2021

Kerja Sama Hitu dan Jepara dalam Politik dan Perdagangan di Jalur Rempah

15 November 2022

Konten Terbaru

Pesona Jalur Rempah: Arti Burung Rangkong dalam Catatan Tionghoa

6 Desember 2022

Kerja Sama Hitu dan Jepara dalam Politik dan Perdagangan di Jalur Rempah

15 November 2022

Satuan Bahar, Barter, dan Bukti Perdagangan Rempah yang Kosmopolit di Abad 16

8 November 2022

Konten Terkait

...

Kerja Sama Hitu dan Jepara dalam Politik dan Perdagangan di Jalur Rempah

Amos

15 November 2022

...

Pesona Jalur Rempah: Arti Burung Rangkong dalam Catatan Tionghoa

Adi Putra Surya Wardhana

6 Desember 2022

...

Satuan Bahar, Barter, dan Bukti Perdagangan Rempah yang Kosmopolit di Abad 16

Amos

8 November 2022