Pameran Digital Jalur Rempah dalam International Symposium 2021

admin

4 September 2021

Pandemi tidak menghalangi kreativitas dan penyebarluasan ilmu pengetahuan. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) bersama Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) telah meresmikan pameran digital bertajuk “Kolaborasi Rempah Nusantara: Sebuah Kolase Jejak Budaya Rempah di Indonesia”.

Pameran digital tersebut menyajikan pengalaman menjelajahi Jalur Rempah Nusantara yang bisa diakses oleh siapa pun dan di mana pun. Dalam pameran ini, pengunjung akan disambut dengan musik Nusantara dan dipandu langsung melalui suara. Melalui pameran ini, pengunjung dapat menyaksikan berbagai jejak dan tinggalan sejarah rempah Nusantara, serta mengetahui hikayat, manuskrip, artefak, memorabilia, dan budaya Jalur Rempah.

Peresmian pameran digital tersebut dilakukan bersamaan dengan kegiatan International Symposium 2021 yang mengangkat tema “Cosmopolitanism of Islam Nusantara: Spiritual Traces and Intellectual Networks on the Spice Route”. Simposium ini juga merupakan hasil kolaborasi antara Kemdikbudristek dengan Fakultas Islam Nusantara UNUSIA serta Makara Art Center Universitas Indonesia. Acara tersebut didukung oleh lima asosiasi profesi, yaitu Masyarakat Sejarawan Indonesia (MSI), Asosiasi Antropologi Indonesia (AAI), Masyarakat Pernaskahan Nusantara (Manassa), Asosiasi Tradisi Lisan (ATL), dan Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI).

Acara yang diadakan secara daring di gedung Makara Art Center UI dan luring melalui aplikasi Zoom, serta tayang secara langsung di kanal YouTube MAC, TVNU, dan UNUSIA ini menghadirkan 24 narasumber nasional dan internasional dari berbagai bidang. Beberapa di antaranya, yakni Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj,  MA, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim, Rektor UNUSIA Prof. Dr. Ir. H. M. Maksoem Machfudz, dan Prof. Dr. Susanto Zuhdi , MA, serta Drs. Sonny Chr. Wibisono dengan 11 moderator dan 15 fasilitator. Turut hadir pula Dirjen Kebudayaan Hilmar Farid yang membuka pameran digital ini secara resmi. 

Simposium ini mengangkat topik menarik seputar Jalur Rempah dan topik terkait lainnya, yaitu Woman on the Spice Route of Nusantara, Spiritual and Intellectual Network on the Spice Route, Dialogue between Islam and Other System of Beliefs, Manuscript and Cultural Negotiations on the Spice Route, dan Transmission of Oral Tradition among Nusantara Society on the Spice Route. 

Bagi yang belum sempat mengikutinya secara langsung, yuk saksikan rangkaian acaranya melalui Playlist International Symposium & Pameran Kolaborasi Jalur Rempah yang satu ini.

Bagikan:

Konten Jalur Rempah

Artikel

Foto

Video

Publikasi

Audio