Pengelolaan Potensi Jalur Rempah di Jawa Tengah

admin

19 Juli 2021

Jawa Tengah sebagai bagian jalur perdagangan rempah masa lampau memiliki peran yang cukup besar. Tidak hanya sebagai penyedia rempah, Jawa Tengah juga menjadi penyedia beras, daging, dan bahan makanan lain yang dibutuhkan para pedagang selama perjalanan.

Keberadaan Kerajaan Mataram yang menjadikan Jawa sebagai inti dari kerajaan, mendorong berbagai wilayah di Jawa Tengah memiliki bandar. Di antaranya Semarang, Pekalongan, Jepara, Lasem, dan Rembang.

Perkembangan perdagangan ini juga membawa perubahan terhadap perkembangan kota-kota tersebut, misalnya pertumbuhan Kota Semarang yang baru berkembang pada abad ke-19 di mana sebelumnya Kota Jepara lebih populer. Selain itu, kota-kota yang disinggahi para pedagang dalam simpul jalur rempah juga biasanya tampak dari berbagai budaya yang melebur dan mewujud dalam bangunan hingga budaya yang hidup di tempat tersebut. Dari mulai tari, hingga kuliner.

Beberapa hal tersebut dapat menjadi potensi narasi bagi setiap tempat untuk mengembangkan wisata budaya. Perubahan dan perkembangan sejarah tentu merupakan catatan penting yang harus ditelusuri kembali untuk menemukan keunggulan setiap wilayah yang dapat digali sebagai tinggalan Jalur Rempah yang bisa dikembangkan. Nilai penting setiap tinggalan otentik yang masih ada juga perlu dipahami oleh masyarakat di kota-kota yang masuk dalam simpul jalur rempah, agar kebanggaan masyarakat juga ikut tumbuh dan turut merevitalisasi kembali kejayaan jalur rempah masa lampau.

Ikuti diskusi daring mengenai Potensi Jalur Rempah di Jawa Tengah dalam video berikut ini!

Bagikan:

Konten Jalur Rempah

Artikel

Foto

Video

Publikasi

Audio