Artikel

Persiapan Laskar Rempah Menuju Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022

admin| 24 Mei 2022

Jakarta, Mei 2022 – Jelang Muhibah Budaya Jalur Rempah 2022, berbagai persiapan dan pembekalan materi diberikan kepada Laskar Rempah. Peserta mendapatkan materi terkait pengenalan umum Jalur Rempah, Cagar Budaya, dan Objek Pemajuan Kebudayaan (OPK). Selain itu, untuk menambah pengetahuan tentang budaya bahari, terdapat materi tentang KRI Dewaruci, astronomi, praktik navigasi, Basic Training Safety oleh TNI AL, serta hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum berlayar. 

Restu Gunawan, Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan pernah menyampaikan dalam sebuah pembekalan, “Kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan ragam budaya dan kearifan lokal di daerah lintasan Jalur Rempah, meningkatkan jiwa maritim, serta memberikan wawasan peserta dalam melaksanakan kegiatan pelayaran dengan KRI Dewaruci.”

Peserta yang akan berganti di titik Surabaya, Makassar, Ternate, dan Kupang juga mendapatkan materi terkait teknik videografi menggunakan smartphone dan kamera yang diberikan oleh narasumber kompeten, mulai dari mendokumentasikan, mengedit, hingga memublikasikan video. Melalui pelatihan ini, peserta diharapkan dapat mendokumentasikan dan menyebarkan kampanye Jalur Rempah melalui media sosial yang mereka miliki. 

Dalam menuju pelayaran, persiapan juga dilakukan oleh Laskar Rempah. “Sejauh ini, kami sudah beberapa kali melakukan meeting dengan kurator untuk mempersiapkan penampilan yang akan kami bawakan nanti, seperti monolog, drama, atau musikalisasi,” ujar Yellin Fitri Rastrania, Laskar Rempah Jawa Timur. Rencananya, peserta akan menampilkan suguhan seni pada gala dinner di titik persinggahan.

Sebelum pelayaran berlangsung, peserta melakukan riset mandiri terhadap titik Jalur Rempah yang akan mereka kunjungi. “Saya suka dunia fotografi dan videografi, dengan riset terlebih dahulu, saya akan mengetahui hal menarik terkait budaya atau kebiasan masyarakat dari titik yang akan kami singgahi nanti sehingga saya dapat memperoleh foto yang terbaik dengan angle yang tepat,” jelas Oktal Uska Putra, Laskar Rempah Jambi. Ia menambahkan, hasil konten yang diambil selama pelayaran akan dipublikasikan ke media sosialnya untuk bisa mempromosikan Jalur Rempah ke masyarakat luas. 

Muhibah Budaya Jalur Rempah berlangsung mulai 30 Mei 2022 hingga 4 Juli 2022. Bekerja sama dengan TNI AL, pelayaran ini menggunakan Kapal Republik Indonesia (KRI) Dewaruci yang membawa pemuda-pemudi pilihan dari 34 provinsi untuk napak tilas beberapa titik perdagangan rempah Nusantara. Sebuah jalur budaya yang saat ini sedang diusulkan menjadi Warisan Budaya Dunia UNESCO. Tahun ini, beberapa titik Jalur Rempah telah dipilih sebagai lokus Muhibah Budaya Jalur Rempah, yaitu Surabaya, Makassar, Baubau dan Buton, Ternate dan Tidore, Banda, serta Kupang. 

Aldi Giovano Renmaur, Laskar Rempah Maluku, membagikan semangatnya dalam kegiatan ini. “Dengan berkontribusi ke dalam program Jalur Rempah, berlayar ataupun tidak, seluruh Laskar Rempah sudah terhubung satu dengan yang lain melalui komunikasi dan pertemuan langsung. Dari situ, kita bisa saling belajar bahwa Indonesia saling terhubung dan rempah memiliki peran penting dalam keterhubungan budaya.”

***

__________

Direktorat Jenderal Kebudayaan

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi

__________

Laman: jalurrempah.kemdikbud.go.id 

Twitter: twitter.com/jalurrempahri 

Instagram: instagram.com/jalurrempahri 

Facebook: facebook.com/jalurrempahri 

YouTube: Jalur Rempah RI

Bagikan:

Artikel Populer

Gigi Balang: Jejak Budaya Melayu di Tanah Betawi

28 September 2022

Arka Kinari: Sejarah Kapal, Titik Pelayaran, & Jadwal di Jalur Rempah

2 Oktober 2020

Pulau Onrust: Bengkel, Pemukiman, dan Orang Sakit

27 Desember 2020

Artikel Terbaru

Telusuri Kekayaan Historis dan Budaya Kepulauan Selayar, Muhibah Budaya Jalur Rempah Kembali Digelar

24 November 2023

Ajak Nelayan Jaga Keberlangsungan Laut, Kemendikbudristek Gelar Lomba Perahu Layar Tradisional

24 September 2023

Antusias 140 Nelayan Adu Cepat dalam Lomba Perahu Layar Tradisional dan Upaya Regenerasi ke Anak Cucu

24 September 2023

Artikel Terkait

...

Pulau Onrust: Bengkel, Pemukiman, dan Orang Sakit

admin

27 Desember 2020

...

Di Balik Kemiri Bali, Ada Pedagang dari Ujung Hyang yang Berlayar hingga ke Jawa

Muhamad Satok Yusuf

16 Februari 2023

...

Pala: Mutiara Hitam Penyelamat Kei Besar dalam Wabah Waur Gate

Muhammad Attorik Falensky

7 April 2023